GALANG RTHB Upaya Pemerintah Guna Ciptakan Ruang Hijau Sehat Bagi Masyarakat

Erwin
15 Feb 2026 17:06
NASIONAL 0 28
3 menit membaca

Jakarta, Arintanews.id, – Dalam upaya mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo, pada hari ini secara resmi Pemerintah meluncurkan program Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (GALANG RTHB) sebagai arah kebijakan nasional sekaligus titik awal konsolidasi bersama dalam mengimplementasikan pengembangan ruang terbuka secara serentak sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam pengembangan ruang terbuka perkotaan yang berkelanjutan di Tebet Eco Park, Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026.

Pada sambutannya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Gerakan ini bertujuan menggeser paradigma pembangunan kota, dari sekedar menjadikan ruang hijau dan biru sebagai elemen estetika, menjadi infrastruktur kehidupan yang menopang kualitas hidup serta ketangguhan terhadap krisis iklim.

“Kita perlu fasilitas, kita perlu ruang, space yang memungkinkan itu terjadi. Sekaligus sebagai pusat produktivitas dan ekonomi kreatif, sebagai salah satu pengungkit ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan termasuk bagi para pelaku UMKM. Lalu prinsip kerja GALANG RTHB ini tentu kolaboratif, kita semua koyak bareng-bareng, orkestrasi, bukan hanya sekadar partisipasi,” ucap Menko AHY kepada para wartawan saat Townhall Meeting dan Pencanangan GALANG RTHB di Tebet Eco Park, Jakarta

Pada kesempatan yang sama, Teuku Riefky Menteri Ekraf juga menyampaikan bahwa Kementerian Ekraf sangat menyambut baik pencanangan GALANG RTHB sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan sekaligus membangun ruang hidup masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan berkelanjutan. Menurutnya, ruang terbuka hijau dan biru sangat berpotensi besar untuk di kembangkan lebih lanjut sebagai ruang kreatif terbuka yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dari sini kami melihat jika pendekatan place making yang diharapkan dari RTHB ini menjadikannya sebagai tempat untuk kita mengaktivasi dengan memudahkan komunitas, terutama komunitas kreatif,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Ia pun menambahkan jika ruang terbuka juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan inklusif dan berkelanjutan. Kementerian Ekraf berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan tata ruang terbuka sebagai pusat interaksi sosial, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

“Konsep ruang terbuka hijau dan biru sangat penting, karena di tempat seperti ini sebetulnya juga bisa dilakukan berbagai kegiatan, berkaitan dengan pelatihan, seperti workshop atau dialog seperti hari ini, bahkan mungkin festival ataupun kegiatan pertunjukan,” tandasnya

Turut dihadiri pada acara ini Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Ossy Darmawan, Sekretaris Menko IPK Ayodhia G. L. Kalake dan sejumlah deputi Kemenko IPK.

Serta sejumlah kepala daerah hadir antara lain Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachim, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Wali Kota Bukittinggi Muhammad Ramlan Nurmatias, dan Wali Kota Tangerang Sachrudin. Hadir pula Ketua Yayasan Jantung Indonesia Annisa Pohan Yudhoyono.

Menteri Ekraf Teuku Riefky yang didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi dan Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Rian Firmansyah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x