
BOGOR| ARINTANEWS.ID Puluhan Gedung Sekolah Madrasah Mathlaul Anwar di Kabupaten Bogor kembali ditunjuk sebagai lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Bogor serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2024 pada Rabu (27/11/24). Hal ini melanjutkan tradisi madrasah tersebut sebagai lokasi TPS pada setiap pemilu karena lokasinya yang strategis.
Ketua Pengurus Daerah Mathlaul Anwar (PDMA) Kabupaten Bogor, H. Azis Sarnata ME, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak madrasah dan penyelenggara pemilu, mulai dari KPPS hingga KPU. “Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kelancaran pemilu dan mendukung proses demokrasi yang sehat,” ungkap Aziz.
Namun begitu, Azis juga menyuarakan keprihatinannya terkait minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap madrasah. Ia menyoroti bahwa meskipun madrasah sering menjadi lokasi TPS pada setiap pemilu, dukungan terhadap pengembangan fasilitas pendidikan madrasah dilihat dan dirasa masih sangat kurang.
“Pemerintah Kabupaten Bogor perlu lebih berpihak kepada madrasah, tidak hanya memanfaatkan fasilitasnya, tetapi juga memberikan perhatian nyata untuk pengembangan infrastruktur dan kualitas pendidikan,” tegas ulama muda yang pernah aktif di pergerakan mahasiswa ini.
Salah satu Ketua Kelompok Penitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Jasinga menjelaskan bahwa pemilihan madrasah sebagai TPS bertujuan memudahkan masyarakat sekitar untuk menyalurkan hak pilih mereka. “Kami memilih lokasi ini karena mudah diakses dan memiliki kapasitas memadai. Dan setelah pencoblosan, ruang kelas yang digunakan akan dikembalikan seperti semula setelah pemilu selesai,” kata Ketua KPPS setempat.
Sementara itu beberapa Kepala Madrasah Mathlaul Anwar, seperti Abrori, S.Pd, kepala MI Mathlaul Anwar Cilambur Kec. Rumpin menyambut baik penunjukan ini. Ia memastikan madrasah memberikan dukungan penuh untuk mendukung kelancaran proses demokrasi. “Kami selalu siap berkontribusi untuk masyarakat, termasuk menyediakan ruang yang nyaman bagi para pemilih,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala MI Mathlaul Anwar Cimanggu, Kecamatan Rancabungur, Yaman, S.Pd. Ia menyatakan bahwa madrasah yang dipimpinnya siap mendukung pelaksanaan pemilu dengan menyediakan fasilitas terbaik bagi masyarakat. “Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap kemaslahatan umat, madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sosial yang bermanfaat, seperti pemilu,” ungkapnya.
Beberapa kepala madrasah yang madrasahnya ditunjuk sebagai lokasi TPS, seperti MI dan MTs Mathlaul Anwar Leuwiasadeng, MI Mathlaul Anwar Tamansari, serta madrasah-madrasah Mathlaul Anwar di kecamatan lainnya, menyatakan kebanggaannya dapat berkontribusi dalam proses demokrasi yang begitu penting di Kabupaten Bogor.
Mereka menilai, keterlibatan madrasah sebagai bagian dari pelaksanaan pemilu menunjukkan peran penting lembaga pendidikan dalam mendukung pembangunan sosial dan politik masyarakat. Namun, mereka juga menekankan perlunya perhatian lebih dari pemerintah terhadap kondisi madrasah, terutama dalam hal peningkatan fasilitas dan keberlangsungan operasional.
“Dukungan nyata dari pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong madrasah untuk terus berperan aktif, tidak hanya dalam bidang pendidikan tetapi juga dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkas Aziz Sarnata. (ALI)


Tidak ada komentar