Penyebab Hilangnya Gairah Saat Bercinta

Redaksi
7 Sep 2020 09:56
SEKS 0 3
2 menit membaca

Jakarta I arintanews

Kenikmatan bercinta tak akan bisa mencapai puncaknya jika tak ada gairah. Khususnya untuk perempuan, berbagai faktor bisa membuat gairah mereka lenyap. Alhasil mereka akan putus asa jika tak bisa mencapai orgasme. 

Mengapa beberapa orang bisa kehilangan sensai orgasme? Tenang, orgasme bukanlah satu-satunya alasan untuk berhubungan seks dan memang tidak semua orang dapat meraihnya.

“Memang, banyak orang berpikir bahwa orgasme adalah tujuan akhir saat memulai kenikmatan seksual, baik dengan diri kita sendiri atau dengan orang lain,” kata seksolog Ness Cooper.

Menurutnya, seks bukan semata-mata untuk orgasme. Sebab tidak ada aturan yang ditetapkan untuk mencapai kenikmatan seksual. ‘Kadang-kadang kita mungkin kesulitan mencapai orgasme dan ini normal. Kondisi ini memang bisa membuat frustasi tapi untungnya tidak seumur hidup,” tegasnya 

Anorgasmia, istilah medis untuk tidak bisa mencapai orgasme, jauh lebih umum terjadi pada perempuan daripada pria, menurut penelitian. Temuan dari International Academy of Sex Research mengungkapkan, 95 perseb pria heteroseksual biasanya atau selalu orgasme saat berhubungan seks, dibandingkan hanya 65 perseb wanita heteroseksual.

Kesenjangan orgasme sering kali disebabkan karena wanita lebih membutuhkan rangsangan di luar penetrasi (terutama klitoris) yang bisa memakan waktu lebih lama. Anorgasmia dapat disebabkan oleh masalah fisik atau psikologis atau keduanya.

“Orang dapat memiliki banyak hambatan dan gangguan emosional yang menghalangi kenikmatan seksual dan orgasme,” kata psikolog dan pendiri The Private Therapy Clinic, Dr Becky.

Stres adalah salah satu faktornya. Misalnya jika seseorang sangat stres, mereka akan sering terganggu sehingga mereka tidak dapat cukup rileks dan sulit bersenang-senang di kamar tidur. “Bagi kebanyakan orang, ini hanyalah masalah sementara dan mungkin karena ada banyak pikiran. Tapi mereka tahu ini akan kembali ke normal seiring waktu,” tuturnya 

“Kesimpulannya, pada dasarnya, semakin Anda terlalu ambisi pada keinginan mencapao orgasme, semakin banyak stres yang dapat Anda rasakan, makin sulit mencapai klimaks. Jadi santai saja,” katanya. (Mawar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x